2015 Jadi Tahun Islamophobia di Perancis



Komite Melawan Islamofobia dan Dewan Islam Perancis menyebut dua peristiwa berdarah yang mengguncang ibukota Paris pada bulan November dan Januari lalu menjadi penyebab meningkatnya serangan terhadap umat Muslim.

Dalam laporan akhir tahun yang dipublikasikan pada awal pekan ini mencatat bahwa pasca serangan berdarah di kantor majalah satir Charlie Hebdo dan toko Yahudi di bulan Januari lalu, umat Islam menerima perlakukan rasis sebanyak 128 kali.

Jumlah ini meningkat 3 kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama ditahun 2014.
Sedangkan pasca serangan berdarah Paris Attack pada 13 November kemarin umat Islam di Perancis menerima perlakuan rasis sebanyak 222 kali.

Menurut keterangan yang didapat Komite Melawan Islamofobia dan Dewan Islam Perancis
menyatakan bahwa Muslimah Perancis paling banyak menerima perlakuan rasis pasca 2 serangan tersebut.

Penyerangan fisik, penarikan jilbab, caci maki, teror rumah warga Muslim, perusakan dan pembakaran rumah ibadah adalah bentuk tindakan rasis yang diterima umat Islam di Perancis sepanjang tahun 2015.

Perlu diketahui bahwa Islam menjadi agama kedua terbesar di Perancis setelah Kristiani dengan 5 juta penganutnya. (Cnnarabic)
Share on Google Plus

About Muhammad Faiq

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar